Pages Menu
Categories Menu

Posted on Mar 18, 2019 in Buletin Teman Surga, Headline | 0 comments

Buletin Teman Surga 055. Hadapi Ujian Nasional? Ashiaaap..!

Buletin Teman Surga 055. Hadapi Ujian Nasional? Ashiaaap..!

buletin teman surga 055. hadapi ujian nasionalMulai bulan ini, ujian nasional berbasis komputer (UNBK) tahun 2019 bakal menyapa para pelajar kelas 09 dan 12. Dimulai UN untuk SMK 25 – 28 Maret, lalu untuk SMA/MA 1, 2, 4, 8 April 2019 dilanjut UN untuk SMP/MTs 22 – 25 April. Udah kebayang deh gimana persiapan kamu-kamu yang mau hadapi UN tahun ini. Getol ikut les tambahan atau rajin latihan soal-soal ujian. Jam belajarnya mendadak over melebihi jam tidur. Segitunya….

Eh, ternyata nggak semua ding yang seriusan hadapi UN. Ada aja siswa yang santai kaya di pantai seolah tak ada yang istimewa dengan UN. Emang sih, hari gini hasil UN tak lagi menentukan kelulusan. Jadi meski hasilnya jeblok atau pas-pasan, tetap ada kemungkinan ikut ngerayain kelulusan.

Padahal ketika UN menjadi harga mati untuk kelulusan siswa, wabah harap-harap cemas alias H2C melanda banyak pihak. Dari pelajar, guru, dan tentu orang tua. Berabe kalo hasil UN jeblok. Alamat tinggal kelas dan mupeng tingkat dewa ngeliat teman-teman sekelas udan pindah sekolah atau ganti seragam. Jangan sampai deh! 

KLIK di SINI untuk mendapatkan buletin versi PDF-nya.

Pentingnya Ujian Nasional

Temans, meski hasil UN kini tak lagi menentukan kelulusan, bukan berarti kita jadi ngerasa aman. Ingat lho, UN adalah bagian dari proses pembelajaran pendidikan formal. Itu artinya, secara akademis apapun hasilnya akan mempengaruhi kelanjutan pendidikan kita.

Pertama, saat mendaftar ke Perguruan Tinggi Swasta (PTS). Emang sih, untuk saat ini jalur masuk perguruan tinggi negeri (PTN) bisa melalu SNMPTN, SBMPTN, atau jalur mandiri yang notabene nggak terlalu ngeliat hasil UN. Cuman mastiin aja pesertanya ikut UN.

Tapi kalo daftar ke PTS, selain jalur tes tertulis ada jalur yang melihat nilai di SMA. Terutama nilai raport dan hasil ujian UN. Semakin baik, tentu peluang diterima semakin besar. Gitu.

Kedua, syarat beasiswa. Hasil UN pastinya jadi pertimbangan dalam seleksi peserta beasiswa. Baik dalam maupun luar negeri. Kalo kamu punya cita-cita mengenyam pendidikan di luar negeri, mesti peduli dengan nilai raport dan hasil UN.

Ketiga, mengukur kemampuan akademis siswa. Biar tahu sejauh mana siswa menerima penyampaian ilmu dari guru selama kegiatan belajar mengajar, tes tertulis bisa jadi alat ukurnya. Baik buruknya nilai hasil UN, jadi evaluasi bersama pihak sekolah, guru, dan tentu saja siswa. Kalo bagus hasilnya, siswa layak untuk melanjutkan jenjang pendidikan berikutnya yang lebih tinggi. Sebaliknya, kalo hasilnya kurang memuaskan, bisa kerepotan kalo harus nimba ilmu di jenjang pendidikan formal yang lebih tinggi. Keder deh!

Keempat, memetakan kemajuan pendidikan indonesia. Pelaksanaan UN secara serentak di banyak daerah dengan soal yang sama jadi alat bantu untuk mengukur kemajuan pendidikan dalam negeri. Apakah sudah cukup merata ilmu yang disampaikan baik di daerah perkotaan atau pedesaan.

Kelima, menjaga kepercayaan orang tua. Ini yang paling penting. Alasan terkuat kita ikut UN karena orang-orang yang kita sayangi menunggu hasilnya. Tiga tahun mengenyam pendidikan tingkat menengah, tentu bukan tanpa pengorbanan dari orang tua. Mereka banting tulang membiayai sekolah kita biar kitanya nyaman belajar dan mengukir prestasi. Ikut UN dan ngasih hasil terbaik bisa jadi salah satu cara kita menjaga amanah orang tua.

Semoga beberapa alasan di atas bisa makin menguatkan kamu-kamu untuk maju tak gentar hadapi ujian nasional. 

Persiapan Hadapi UN

Temans, kalo udah tahu pentingnya UNBK, tentu gak ada alasan bagi kita untuk berleha-leha.  Nggak usah diingat hasil UN gak menentukan kelulusan. Tapi bayangkan, wajah sumringah orangtua yang bersukacita ngeliat hasil UN kita yang memuaskan. Untuk itu, jangan ragu untuk segera genjot semangat belajarmu selagi masih ada waktu. Banyak hal yang bisa dilakukan sebagai langkah persiapan hadapi UN. Di antaranya:

Pertama, baca ulang mata pelajaran yang diujikan. Ini bisa membantu kita mengingat kembali materi-materi sebelumnya yang mungkin sudah terlupakan. Bisa memulai dengan yang terakhir dipelajari lalu runut ke belakang. Karena soal UN gak cuman pelajaran kelas terakhir saja.

Jangan lupa, konsultasikan dengan guru. Materi pelajaran mana saja yang sebaiknya diutamakan sesuai kisi-kisi soal ujian UN. Biar waktu kita efektif setiap harinya.

Kedua, seringlah mengerjakan latihan soal. Inilah persiapan wajib yang jangan sampai kamu lupakan. Biar nggak kaget menghadapi ragam soal yang muncul.

Selain itu, latihan soal akan memberikan kamu kesempatan untuk menyusun strategi dalam mengerjakan soal. Strategi itu akan membantu kamu memaksimalkan waktu pengerjaan soal sehingga tidak ada waktu yang terbuang hanya untuk mengerjakan satu soal.

Ketiga, jauhi gagap teknologi. Namanya UN online pastinya dilaksanakan dengan menggunakan komputer. Makanya, kamu mesti terbiasa pake komputer. Mulai dari paham istilah-istilahnya, cara nyalainnya paham mekanisme login UNBK. Cari informasi mengenai pelaksanaan UNBK terdahulu, baik itu dari guru maupun dari kakak kelas yang sudah lulus. Jangan sampai waktu ujian habis untuk ngoprek komputer karena gagap. Kalo perlu, ikut simulasi UNBK.

Keempat, jaga stamina dan fisik. Meski kita harus banyak nambah jam belajar sebagai persiapan hadapi UNBK, tapi bukan berarti kita lupa dengan hak tubuh kita ya. Tetap jaga stamina biar nggak keporsir. Sesekali boleh bermain, ngumpul bareng kawan biar otak kita rileks. Ada waktunya tubuh kita memerlukan istirahat untuk memulihkan tenaga. Kalo digenjot tiap malam begadang belajar dan latihan soal, terus paginya udah berangkat sekolah bisa gempor tubuh kita. Bukannya sukse hadapi UN, eh malah absen karena sakit dan ikut ujian susulan. Jangan sampe deh! 

Kuatkan Sikap Mentalmu

Selain persiapan dan kegiatan fisik, menjelang UN kita juga harus siapkan mental yang nggak kalah pentingnya. Ibaratnya pondasi, sikap mental ini nggak keliatan tapi menopang bangungan di atasnya. Sikap mental ini akan berpengaruh banyak terhadap konsistensi kita menghadapi dan pasca UNBK. Apa aja sikap mental yang perlu kita siapkan?

Pertama, niatkan untuk ibadah. Ikut UN adalah bagian dari proses menuntut ilmu. Dalam Islam, kegiatan tholabul ‘ilmi itu penuh dengan keberkahan jika kita niatkan karena Allah. Bukan diniatkan dapat nilai bagus biar banjir pujian dan penghargaan, tapi murni untuk dapetin ridho Allah dengan memberikan usaha yang maksimal. Sesuai lafadz doa yang selalu kita ucapkan sebelum belajar. Masih ingat kan?

Kedua, berjuang tanpa curang. Kalo belajar diniatkan untuk dapetin ridho Allah, tentu tak ada alasan bagi kita untuk tidak jujur alias curang saat jalanin UN. Kita nggak perlu berburu bocoran soal menjelang UN. Atau bikin contekan jawaban yang kreatif dan kekinian. Atau tergoda nyontek berjamaah. Karena di hadapan Allah swt, prosesnya yang dinilai bukan hasilnya. Terlebih lagi, kecurangan kita saat ujian bakal memberatkan kita di hari penghisaban nanti.

Hendaklah kalian senantiasa berlaku jujur, karena sesungguhnya kejujuran akan megantarkan pada kebaikan dan sesungguhnya kebaikan akan mengantarkan pada surga. Jika seseorang senantiasa berlaku jujur dan berusaha untuk jujur, maka dia akan dicatat di sisi Allah sebagai orang yang jujur. Hati-hatilah kalian dari berbuat dusta, karena sesungguhnya dusta akan mengantarkan kepada kejahatan dan kejahatan akan mengantarkan pada neraka. Jika seseorang sukanya berdusta dan berupaya untuk berdusta, maka ia akan dicatat di sisi Allah sebagai pendusta.(HR. Muslim no. 2607)

Ketiga, berdoa. Ini yang nggal boleh kelewatan. Setiap saat setiap waktu, panjatkan doa agar Allah meridhoi aktifitas kita, memberkahi ilmu yang kita pelajari, dan menambah pemahaman. Terlebih saat memulai proses belajar baik secara mandiri atau di sekolah. Sekedar ngingetin, berikut lafadz salah satu doa sebelum belajar yang bisa diamalkan.

رَبِّ زِدْنِي عِلْمًا وَارْزُقْنِيْ فَهْمًا وَاجْعَلْنِيْ مِنَ الصَّالِحِيْنَ

Robbi zidnii ‘ilman warzuqnii fahmaa, waj’alnii minash-shoolihiin

Artinya : “Ya Allah, tambahkanlah aku ilmu dan berikanlah aku rizqi akan kepahaman, Dan jadikanlah aku termasuk golongan orang-orang yang sholeh”

Dan doa setelah belajar.

رَبَّنَا انْفَعْنَا بِمَاعَلَمْتَنَا الَّذِيْ يَنْفَعُنَا وَزِدْنَا عِلْمًا وَالْحَمْدُلِلّٰهِ عَلَى كُلِّ حَالٍ

Rabbanan fa’naa bima ‘alamtanaldzi yanfa’una wa zidna ‘ilman walhamdulillahi ‘ala kulihal

Artinya: “Ya Tuhan kami, jadikanlah ilmu kami ilmu yang bermanfaat, ajarkan kami apa-apa yang bermanfaat bagi kami serta tambahkan ilmu bagi kami, segala puji hanya bagi Allah dalam setiap keadaan.”

Keempat, getol beribadah. Allah swt sayang banget sama hamba-Nya yang getol mendekati-Nya. Terutama ibadah sunnah setelah yang wajib tertunaikan sempurna. Nggak lupa diri. Kalo Allah swt udah sayang sama kita, Dia tak akan tinggal diam. Allah swt akan mengabulkan doa-doa kita. Sebagaimana ditegaskan dalam sebuah hadits qudsi.

Hamba-Ku senantiasa (bertaqorrub) mendekatkan diri kepada-Ku dengan suatu (perbuatan) yang Aku sukai seperti bila ia melakukan yang fardhu yang Aku perintahkan kepadanya. Hamba-Ku senantiasa (bertaqorrub) mendekatkan diri kepada-Ku dengan amalan-amalan sunah hingga Aku mencintainya. Jika Aku telah mencintainya, maka jadilah Aku sebagai pendengarannya yang ia gunakan untuk mendengar, sebagai penglihatannya yang ia gunakan untuk melihat, sebagai tangannya yang ia gunakan untuk memegang, sebagai kakinya yang ia gunakan untuk berjalan. Jika ia memohon sesuatu kepada-Ku, pasti Aku mengabulkannya dan jika ia memohon perlindungan, pasti akan Aku berikan kepadanya.” (HR. Bukhari).

Jangan kendorin ibadahnya ya. Biasakan bangun malam untuk tunaikan shalat tahajud, lanjut belajar hingga dapat shalat sunnah fajar sebelum menunaikan shalat shubuh. Nggak ketinggalan shalat dhuha, shaum sunnah, sedekah, dan amalan sunnah lainnya.

Kelima, bersabar apapun hasilnya. Sebagai pelajar, kita hanya bisa berusaha jalani UN dengan persiapan terbaik yang bisa dilakukan. Adapun hasilnya, itu di luar kekuasaan kita. Baik buruknya, itu semua ketetapan dari Allah swt yang pasti terbaik buat kita. Tetap bersabar, evaluasi diri, dan berprasangka baik pada Allah swt. 

“Hai orang-orang yang beriman, jadikanlah sabar dan shalat sebagai penolongmu, sesungguhnya Allah beserta orang-orang yang sabar” (QS. Al-baqarah : 153)

Temans, tetap semangat ya jalanin proses pembelajaran di sekolah atau di tempat lain. Ujian tertulis baik Ujian Nasional, Ujian Tengah Semester, Ujian Akhir Semester, atau jenis ujian lainnya dalam menuntut ilmu adalah tantangan yang harus kita hadapi. Jangan mundur apalagi kabur. Karena dibaliknya, akan ada kebaikan untuk pengembangan diri dan menguatkan mental kita. Hadapi Ujian Nasional? Ashiaaap…![]

KLIK di SINI untuk mendapatkan buletin versi PDF-nya.

 

Post a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *