Pages Menu
TwitterRssFacebook
Categories Menu

Posted on Oct 24, 2019 in Buletin Teman Surga, Headline | 0 comments

Buletin Teman Surga 085. Cross Hijaber is Wrong

Buletin Teman Surga 085. Cross Hijaber is Wrong

buletin teman surga 085. cross hijaberNamanya ayam ya bertelur, kalau yang melahirkan itu gajah. Pernah lihat ayam melahirkan atau gajah bertelur? Pasti semua akan jawab “ya ngga lah mana ada gajah bertelur”. Yes, sebenarnya tanpa kita sadari banyak hal yang terjadi di kehidupan kita sebenarnya sudah ada “aturan mainnya” atau “hukum alamnya” dan manusia ngga bisa merubah itu sedikitpun. Kalaupun adik kecil kita tanya, kak kenapa sih gajah ngga bertelur? Mungkin kebanyakan teman-teman akan jawab “yaa.. dari sananya dek”. Meski tetap menyisakan kepenasaranan tapi mungkin sang adik memilih jawab “oohh gitu”.

Banyak dalil yang menunjukkan bahwa Allah SWT sebagai Al Khaliq (Pencipta) telah menciptakan segala yang ada dengan segala keteraturan yang sempurna.

“(Yang memiliki sifat-sifat yang) demikian itu ialah Allah Tuhan kamu; tidak ada Tuhan selain Dia; Pencipta segala sesuatu, maka sembahlah Dia; dan Dia adalah Pemelihara segala sesuatu”. (TQS. Al An’am: 102)

dan dalam ayat lain

“Dan Allah telah menciptakan semua jenis hewan dari air, maka sebagian dari hewan itu ada yang berjalan di atas perutnya dan sebagian berjalan dengan dua kaki sedang sebagian (yang lain) berjalan dengan empat kaki. Allah menciptakan apa yang dikehendaki-Nya, sesungguhnya Allah Maha Kuasa atas segala sesuatu”. (TQS. An Nur:45).

Contoh lainnya, sudah kodratnya yang bisa mengandung dan melahirkan itu perempuan bukan laki-laki. Tapi, pernah ada lho berita viral kalau seorang laki-laki bernama Thomas Beatie mengandung dan melahirkan seorang anak perempuan. Ups.. ternyata usut punya usut, sosok yang berjengggot ini sebelumnya adalah seorang wanita bernama Tracy Lagondino yang bertransformasi menjadi laki-laki, namun dia masih mempertahankan rahimnya sehingga membuatnya tetap bisa mengandung meski dengan cara donor sperma.

So, kodratnya yang terlahir perempuan-lah yang bisa membuatnya tetap mengandung namun pilihannya menjadi transgender itu yang menyalahi kodratnya sebagai perempuan hakiki. Sesuatu yang keluar dari kodratnya itu sama aja ngelawan “hukum alam” yang sudah Allah SWT tetapkan.

iklan buletin teman surga

Kodrat Yang Ditukar : Bencana

“Entah apa yang merasukimu?” yang perempuan pengen jadi seperti laki-laki dan yang laki-laki juga malah pengen jadi perempuan. Meski yang lebih banyak fenomena laki-laki yang merubah diri seperti perempuan. Ada yang beralasan karna mengagumi sosok perempuan yang  cantik terlebih saat berdandan, ada yang beralasan bahwa “jiwa”nya adalah perempuan yang terjebak pada fisik laki-laki, ada yang karna faktor pergaulan dan masih banyak lagi seribu alasan mereka akhirnya bergaya bahkan sampai bertransgender menjadi perempuan.

Mungkin ada yang berawal dari suka melihat perempuan-perempuan berdandan, lalu mengagumi kecantikannya setelah mereka berdandan terlebih konon katanya the power of make up bisa membuat wajah yang tadinya biasa saja menjadi cantik. Belum lagi soal busana, perempuan emang paling banyak pernak-perniknya dari ujung rambut sampai ujung kaki yang konon  bikin penampilannya semakin cantik dan menarik berbeda dengan cowok kala berpakaian cukup baju, celana, sendal atau sepatu.

Mungkin juga berawal dari coba-coba, laki-laki yang ingin bergaya seperti perempuan akhirnya mencoba berbusana seperti layaknya perempuan atau yang lebih dikenal dengan istilah cross-dress. Meski ngga semua CrossDresser/CDer (sebutan untuk pelaku cross-dressing) tidak bisa langsung disebut transgender karna ada juga yang melakukan ini hanya sebatas hobi saja. Namun, tidak menutup kemungkinan juga jika crossdressing ini menjadi pintu awal seseorang menjadi transgender.

Tak berhenti sampai di situ, jika para laki-laki Cder berpakaian cenderung seksi untuk memperlihatkan sisi feminimnya. Baru-baru ini justru para laki-laki CDer ini memilih melakukan crosshijaber. Dimana mereka mengenakan pakaian muslimah syar’i yaitu jilbab (gamis), kerudung panjang, cadar bahkan dilengkapi dengan handsock dan kaos kaki. Selanjutnya mereka pun berani dan percaya diri tampil sebagai sosok muslimah, tak canggung berada di sekitar para muslimah bahkan tak segan masuk dan berada di shaf perempuan saat   di mesjid dan masuk ke kamar mandi perempuan.

Mereka memiliki komunitas di berbagai daerah, selain berbagi foto saat mereka beraksi sebagai cross hijaber mereka pun saling berbagi tips agar percaya diri tampil sebagai crosshijaber. Jika dilihat melalui facebook ada halaman “crosshijaber & crossdresser” yang telah di-like lebih dari 1.300 orang sedangkan di instragram dengan akun @cross.hijaber memiliki 1.109 pengikut. Aksi para lelaki yang hobi berhijab ini tentu membuat kalangan muslimah menjadi resah karna bisa saja akhirnya mereka berani melakukan tindakan pelecehan seksual dan kriminal.

Islam sebagai agama sempurna telah tegas melarang perilaku cross dressing dan menjadi seorang cross dresser atau cross hijaber. Karna perilaku itu termasuk ke dalam perbuatan kriminal (al jarimah). Dimana kriminal adalah segala perbuatan terlarang yaitu melakukan apa yang dilarang Allah SWT atau meninggalkan apa yang diwajibkan oleh Allah SWT. Allah telah tegas berfirman dalam Qur’an Surat Ali Imran: 36 bahwa “…laki-laki tidaklah seperti anak perempuan…”. Terdapat hadits yang spesifik melarang perilaku cross dressing ini.

Dari Abu Hurairah Radhiyallahu ‘anhu bahwa Rasulullah saw melaknat laki-laki yang memakai pakaian wanita, begitu pula wanita yang memakai pakaian laki-laki”. (HR. Ahmad).

Dan dari perbedaan kodrat laki-laki dan perempuan, Islam pun melarang dengan keras sikap laki-laki yang menyerupai wanita atau sebaliknya.

Dari Ibnu Abbas Radhiyallahu ‘anhuma, beliau berkata “Rasulullah saw melaknat laki-laki yang menyerupai wanita dan wanita yang menyerupai laki-laki”. (HR. Bukhari).

Bahkan Rasulullah saw memerintahkan agar mereka diusir dari dalam rumah . Dari Ibnu Abbas, beliau berkata “Rasulullah saw melaknat laki-laki yang bergaya wanita dan wanita yang bergaya laki-laki “. Dan beliau memerintahkan, “Keluarkan mereka dari rumah-rumah kamu”. Ibnu Abbas berkata: Nabi saw telah mengerluarkan si Fulan, Umar telah mengeluarkan si Fulan”. (HR. Bukhari).

Jadi, bukan hanya melaknat tindakan para cross dresser atau cross hijaber tapi juga termasuk bagaimana kemudian mereka berjalan, berbicara dan bergaya seperti layaknya seorang wanita.

Back To The Track (Islam)

Fenomena cross dresser terlebih cross hijaber tentu ngga bisa dibiarin aja, guys.

Pertama, selain berbahaya bagi privasi kaum hawa dimana mereka menjadi leluasa masuk tempat sholat dan kamar mandi khusus perempuan. Malah sangat bisa jadi akhirnya mereka para CDer bisa cipika cipiki (cium pipi kanan cium pipi kiri) dengan para muslimah sungguhan. Karna hakikat seorang muslimah itu ramah dengan sesama muslimah lainnya dan mereka memanfaatkan ini untuk kepuasan diri mereka.

Kedua, merebaknya fenomena ini bisa dijadikan alat propaganda kaum elgebete agar bisa semakin diterima keberadaannya oleh masyarakat. Berawal dari lucu-lucuan seorang lelaki berdandan dan bergaya seperti perempuan seperti yang sering dilakukan oleh artis untuk menghibur penonton.

Walhasil, saking sudah terbiasa akhirnya kebanyakan masyarakat menganggap hal itu lumrah saja. Bahkan mirisnya saat melihat seorang anak laki-laki berlenggok gemulai dan bergaya seperti perempuan tak jarang orang-orang dewasa (orang tua) mereka menganggap hal ini hanya kelucuan dari seorang anak kecil.

Nah, ketika kaum transgender termasuk pelaku cross dressing mengaktualisasi keberadaannya masyarakat diharapkan bisa menerima sebagai bagian dari hak asasi manusia. Sedangkan bagi yang menentang keberadaan mereka akan dicap sebagai orang yang anti HAM terlebih akan digolongkan sebagai Islam fanatik-lah, Islam radikal-lah.

Ketiga, dengan adanya fenomena ini tentu sangat merugikan kaum hawa dimana akhirnya bisa saling curiga mencurigai apakah (maaf) yang bercadar ini laki-laki ataukah perempuan. Walaupun bisa saja mengenali melalui suara karna antara suara laki-laki dan perempuan berbeda. Atau melihat bagaimana cara mereka berjalan. Tapi,meski begitu bagi para CDer yang sudah “expert” bisa jadi mereka pun memanipulasi suara dan cara mereka berjalan sehingga benar-benar seperti perempuan.

So, inilah yang pada akhirnya kita membutuhkan ketegasan aturan dan hukuman untuk memberantas perilaku cross dressing atau cross hijab. Sekaligus menghilangkan stigma negatif atau phobia syariat tentang hijab itu sendiri. Karna bisa jadi, hal ini membuat muslimah yang tadinya semangat untuk berhijab menjadi ragu karna banyaknya propaganda jahat terhadap penerapan syariat Islam.

Allah SWT hanya menciptakan laki-laki dan perempuan tidak ada jenis lainnya. Bahwa laki-laki dan perempuan muslim dihadapan Allah adalah sama sebagai makhluk dan hamba Allah yang wajib taat terhadap seluruh aturanNya.

“Dan tidaklah patut bagi laki-laki yang mukmin dan tidak (pula) bagi perempuan yang mukmin, apabila Allah dan Rasul-Nya telah menetapkan suatu ketetapan, akan ada bagi mereka pilihan (yang lain) tentang urusan mereka. Dan barangsiapa mendurhakai Allah dan Rasul-Nya maka sungguhlah dia telah sesat, sesat yang nyata”.  (TQS. Al Ahzab: 36).

Dan Allah SWT menciptakan berbedanya kodrat laki-laki dan perempuan itu pasti terdapat hikmah yang luar biasa. Perempuan dengan sifat lembut dan penyayangnya telah dititipkan rahim oleh Allah untuk mengandung, melahirkan , menyusui dan merawat anak-anaknya kelak. Sedangkan laki-laki yang oleh Allah diberikan tugas sebagai pemimpin bagi kaum perempuan menjadikannya sosok yang bertanggung jawab bagi keluarganya.

“Kaum laki-laki itu adalah pemimpin bagi kaum wanita, oleh karena Allah telah melebihkan sebahagian mereka (laki-laki) atas sebahagian yang lain (wanita), dan karena mereka (laki-laki) telah menafkahkan sebagian dari harta mereka”. (TQS. An Nisa: 34) .

Dan, seandainya kodrat ini bertukar tentu yang terjadi adalah kerusakan tatanan kehidupan selain murka Allah karna melanggar aturanNya. Buat para cross dresser atau cross hijaber smg segera dapat hidayah dan bertaubat, pemikiran liberal yang telah merasukimu harus segera di uninstall next jadikan Islam sebagai life style. So, yuk ngaji. Biar paham bagaimana menjadi laki-laki dan perempuan hakiki yang taat syariat.[]

iklan buletin teman surga

Post a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *