Pages Menu
TwitterRssFacebook
Categories Menu

Posted on Oct 12, 2020 in Buletin Teman Surga, Headline | 0 comments

Buletin Teman Surga 133. Sahabat Dunia Akhirat

Buletin Teman Surga 133. Sahabat Dunia Akhirat

buletin teman surga 133. sahabat dunia akhiratPunya sahabat itu asyik banget. Bisa jadi tempat berbagi suka dan duka. Tapi gimana rasanya kalo antar teman justru bukannya saling menyayangi, malah saling mencurigai. Bukannya bareng-bareng beresin masalah, malah berlomba-lomba menyebar fitnah. Bukannya bersatu cari solusi, malah berusaha saling mencelakai. Waduh, emang ada perteman kaya gitu?

Ada. Malah lagi banyak diminati remaja dalam permainan online yang lagi viral. Bayangin aja, game yang awalnya nongol tahun 2018 ini mencatat peningkatan unduhan hingga 661% atau setara dengan 18,4 juta per 20 agustus 2020. Gegara youtuber populer latah pada ikut maenin game yang bisa merusak jalinan pertemanan ini. Akhirnya, nular deh pada remaja yang lagi gabut dan mager. Hati-hati gaes!

iklan buletin teman surga

Pengaruh Game Online Pada Remaja

Tingkat kecanduan internet di Indonesia meningkat selama pandemi Corona. Hal ini diketahui dari studi yang dilakukan oleh dokter spesialis kedokteran jiwa dari Siloam Hospitals Lippo Village, dr Kristiana Siste Kurniasanti, SpKJ, bersama timnya kepada 2.933 remaja dan 4.734 orang dewasa berusia 20-40 tahun di 33 provinsi Indonesia.

dr Kristiana menjelaskan, kecanduan internet pada remaja meningkat hingga 19,3 persen dengan rata-rata durasi bermain internet selama 11,6 jam per hari. Dan sialnya, kalo udah berlelancar di dunia maya, remaja lebih banyak cari hiburan dibanding nambah ilmu pengetahuan.

Selain ngubek-ngubek semua kanal sosial media, nonton video youtube, remaja paling doyan main game online. Apalagi kalo game-nya lagi viral. Kebelet pengen nyobain dan akhirnya ketagihan. Seharian gak mau ketinggalan. Main game memang nyandu.

Saking nyandunya, remaja gak mau ambil pusing dengan bahaya yang ada di balik game online. Selain ngabisin waktu yang berharga, bahaya game juga bisa mempengaruhi cara berfikir dan cara berperilaku tanpa disadari oleh gamers lho. Sehingga mereka jadi bertindak agresif saat kecewa dalam permainannya.

Masih mending kalo agresivitas remaja yang kecanduan game online cuman banting keyboard, ngamuk-ngamuk sambil ngabsen nama-nama hewan, atau nonjok monitor. Ngerinya, kalo doi sampai adu fisik dengan temannya atau malah bertindak kriminal lantaran terinspirasi oleh game yang dimainkannya. Ngeri bro!

Makanya, apapun game online yang dimainkan, terutama yang berkaitan dengan kekerasan atau perilaku negatif lain, sedikit banyak akan mempengaruhi para pemainnya. Kebayang, kalo remaja pada nyandu game crewmates dan inpostor. Bisa merusak persahabatan mereka dengan teman sebayanya. Jangan sampai deh!

iklan buletin teman surga

Jangan Lakukan Ini Pada Temanmu

Salah satu kenikmatan yang Allah swt berikan pada kita adalah kehadiran teman dalam keseharian kita. Sayangnya, terkadang kita ngerasa saking dekat dengan teman jadi bisa ngapain aja biar jalinan persahabatan seru. Padahal bisa jadi, keseruan itu malah bisa merusak arti persahabatan di hadapan Allah swt. Karena itu, jangan lakukan beberapa hal berikut pada temanmu.

Pertama, Prank. Tren kekinian yang jadi bahan kontent sosial media adalah prank alias ngerjain orang. Sialnya, yang sering jadi korban teman kita sendiri. Tujuannya, lebih banyak hiburan semata. Keseruan yang endingnya minta maaf dan kalo udah dilabeli prank seolah perilaku apapun nggak masalah.

Padahal dalam Islam, prank bisa merusak persahabatan. Celakanya bisa makan korban. Teman dan kita. hati-hati. Rasulullah saw besabda,

“Celakalah bagi orang yang berbicara berdusta hanya karena ingin membuat orang tertawa. Celakalah dia, celakalah dia”. (HR. Ahmad).

Kedua, Bully. Ada teman saltum alias salah kostum atau salting alias salah tingkah jadi bahan empuk untuk dibully. Kalo perlu direkam dan unggah ke sosial media biar netizen sedunia juga bisa ikut ngebully. Tega bener.

Padahal, bisa jadi teman kita gak ridho. Dan sakit hati. Meski teman dekat, bukan berarti kita bisa semaunya ngeledek doi. Karena Rasulullah swt mengingatkan kita,

“Seorang muslim adalah saudara bagi muslim lainnya, ia tidak boleh menganiayanya, menelantarkannya, mendustakannya dan menghinanya. Taqwa itu bersumber di sini (Beliau mengisyaratkan dengan tangan ke arah dadanya tiga kali). Cukuplah seorang itu dianggap jahat bila ia senang menghina saudaranya sesama muslim. Setiap muslim itu haram darahnya, hartanya, dan kehormatannya atas muslim yang lainnya”. (HR. Muslim)

Ketiga, Berburuk sangka. Teman tiba-tiba dekat dengan kita, disangka ada maunya. Teman perlahan menjauhi kita, disangka gak mau temenan lagi. Teman gak mau ikut ajakan kita, dibilangnya gak solider. Phew! Emang capek kalo kita punya perasaan buruk sangka pada teman kita. Padahal, belum tentu apa yang kita sangka cuman perasan kita saja. Tak sesuai dengan faktanya. Karena itu, Rasul saw mengingatkan kita untuk menjauhi prasangka buruk.

“Jauhilah persangkaan, karena sesungguhnya persangkaan itu berita yang paling dusta. Dan janganlah kamu melakukan tahassus, tajassus, saling hasad, saling membelakangi, dan saling benci. Jadilah kalian bersaudara, wahai para hamba Allah!”. (HR. Al-Bukhari, no. 6064)”

Yahya bin Abi Katsir meriwayatkan bahwa tajassus itu artinya mencari aib seseorang. Sedangkan tahassus itu artinya mendengar obrolan suatu kaum. Ada yang mengatakan tajassus itu artinya mencari-cari perkara yang batin dan biasanya bahwa tajassus itu digunakan untuk mencari-cari keburukan. Sementara tahassus itu artinya mencari-cari sesuatu yang terlihat oleh mata atau telinga. Dan ini yang ditarjih oleh Imam al-Qurtubi Rahimahullah.

Keempat, Mendiamkan lebih dari 3 hari. Marah pada teman, wajar. Ngambek gak mau ketemuan biar temen tahu kita lagi bete sama doi, boleh aja. Tapi, jangan kebablasan. Cukup 3 hari aja. Biar keberkahan yang terjalin dalam persahabatan kita gak pada nguap oleh amarah.

Dari Abî Ayûb al-Anshâriy, sesungguhnya Rasulullah SAW bersabda, “Tidak halal seorang muslim mendiamkan saudaranya lebih dari tiga malam di mana keduanya bertemu lalu yang ini berpaling dan yang itu berpaling. Yang terbaik di antara keduanya ialah orang yang memulai mengucapkan salam”.(HR. Muslim. 2560).

Kelima, Mengumbar emosi. Ini yang paling ngeri. Kalo emosi sudah sampai ubun-ubun, perilaku jadi tak terkendali. Gak cukup dengan aksi mogok ngomong dan ketemu lebih dari tiga hari, lanjut dengan caci maki hingga berkelahi. Wadidaw! Jangan sampai kejadian ya.

Rasulullah saw bersabda “Tidak halal bagi seorang muslim membuat takut muslim yang lain”. (HR. Abu Dawud).

iklan buletin teman surga

Lakukan ini Pada Sahabatmu

Sebagai wujud rasa syukur atas kehadiran teman yang menghiasi hari-hari kita, berikut beberapa hal yang bisa kita lakukan.

Pertama, Silaturahmi. Biasakan berkunjung pada saudara kita dengan atau tanpa keperluan. Semata karen Allah swt untuk menguatkan tali persahabatan dan mengetahui kondisinya. Bisa jadi lama tak terlihat di dunia nyata atau dunia maya, ternyata sedang tertimpa musibah tapi doi gak mau cerita.

“Sesungguhnya seseorang ada yang ingin mengunjungi saudaranya di kota lain. Allah lalu mengutus malaikat untuknya di jalan yang akan ia lalui. Malaikat itu pun berjumpa dengannya seraya bertanya, ‘Ke mana engkau akan pergi? Ia menjawab, ‘Aku ingin mengunjungi saudaraku di kota ini?’ Malaikat itu bertanya kembali, ‘Apakah ada suatu nikmat yang terkumpul untukmu karena sebab dia?’ Ia menjawab, ‘Tidak. Aku hanya mencintai dia karena Allah ‘azza wa jalla.’ Malaikat itu berkata, ‘Sesungguhnya aku adalah utusan Allah untukmu. Allah sungguh mencintaimu karena kecintaan engkau padanya’.” (HR. Muslim no. 2567).

Hadits ini disebutkan oleh Imam Nawawi dalam Shahih Muslim dengan judul bab “Keutamaan saling cinta karena Allah”. Dan dalil ini dijadikan oleh para ulama sebagai dalil keutamaan saling mengunjungi sesama muslim dan mengunjungi orang sholeh yang dilandasi ikhlas dan saling mencintai karena Allah. Jadi dasarnya adalah karena Allah yaitu karena iman yang dimiliki saudaranya.

Kedua, Memberi hadiah. Ini sudah terbukti mujarab untuk merawat persahabatan. Karena pemberian hadiah akan menumbuhkan rasa cinta dan kasih sayang sebagai saudara seakidah.

Saling memberi hadiahlah kalian, niscaya kalian akan saling mencintai” (HR Al-Bukhari).

Ketiga, Mengingatkan saat khilaf dan Menguatkan saat Futur. Namanya manusia, tak luput dari salah dan lupa. Kalo ngeliat teman bermaksiat, jangan diem aja. Segera diingatkan biar gak makin terjerumus dalam kubangan dosa.

Begitu juga kalo teman lagi futur alias down karena ada masalah, jangan ditinggalin. Sedapat mungkin kita bantu baik secara materi atau dengan mengembalikan semangatnya agar tidak menjauhi Allah swt.

 “Sungguh, manusia berada dalam kerugian, kecuali orang-orang yang beriman dan mengerjakan kebajikan serta saling menasehati untuk kebenaran, dan saling menasehati untuk kesabaran.” (QS. Al ‘Ashr: 2-3)

Keempat, Membersamai dalam kebaikan. Istiqomah dalam ketaatan akan selalu dihadapkan pada banyak tantangan. Kalo dihadapi sendirian, terkadang kita kelabakan. Karena itu, tetaplah saling mengingatkan, menguatkan, dan memberi bantuan. Karena sejatinya seorang sahabat itu bukan cuman bersama dalam suka maupun duka, tapi juga dalam ketaatan dan ketakwaan.

Teman surga, jangan biarkan pengaruh game online merusak persahabatan kita. Karena sulit menemukan sahabat dunia akhirat namun begitu mudah melepaskannya tanpa kita sadari. I

mam Syafi’ie (Rahimahullah) mengingatkan: “Jika engkau punyai sahabat yang selalu membantumu dalam rangka ketaatan kepada Allah; maka peganglah dia erat-erat; dan jangan sesekali kau lepaskannya. Karena mencari teman baik itu susah. Tetapi melepaskannya sangat mudah sekali”.

Yuk, temukan sahabat sahabat dunia akhiratmu![]

iklan buletin teman surga

Post a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *